Desa Pulau Panggung, yang terletak di Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, merupakan salah satu wilayah yang kaya akan warisan budaya dan potensi ekonomi. Keunikan desa ini terletak pada keberadaan situs megalitik yang langka serta peranannya dalam produksi kopi robusta berkualitas tinggi.
Warisan Budaya Megalitik yang Unik
Desa Pulau Panggung dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam konteks kebudayaan megalitik di Indonesia. Situs megalitik di desa ini terletak di belakang perkampungan penduduk, di area yang ditanami kopi dan tanaman keras lainnya. Kompleks situs ini mencakup berbagai tinggalan megalitik yang beragam, seperti lesung berhias, lumpang berhias, dolmen, tetralith, arca megalitik, dan batu datar .
Salah satu temuan yang menarik adalah lesung batu dengan hiasan kepala kodok, kepala kambing, serta motif ular yang menggambarkan figur manusia yang dililit dan digigit ular. Selain itu, terdapat arca yang menggambarkan seorang figur manusia dewasa memakai pakaian dan aksesori seperti topi, kalung, anting, dan gelang tangan, yang sedang mengapit dua anak kecil di kanan dan kirinya sambil menunggang seekor gajah. Bagian wajah gajah digambarkan dengan detail, termasuk kepala, mata, belalai, dan gading .
Keberadaan situs ini menunjukkan bahwa kawasan ini telah menjadi tempat pemukiman sejak masa prasejarah, dengan masyarakat yang memiliki pola pikir religius dan menganggap tempat tinggi sebagai tempat suci. Kondisi morfologi dataran tinggi serta keberadaan sumber daya batu andesit dari aktivitas vulkanis mendukung pembuatan megalitik di wilayah ini .
Potensi Ekonomi melalui Perkebunan Kopi Robusta
Selain kekayaan budaya, Desa Pulau Panggung juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan melalui perkebunan kopi robusta. Kabupaten Lahat dikenal sebagai salah satu produsen utama kopi robusta di Provinsi Sumatera Selatan, dengan luas lahan perkebunan mencapai lebih dari 54.000 hektare. Wilayah-wilayah seperti Merapi, Gumay Ulu, dan Kota Agung menjadi area unggulan penghasil kopi berkualitas .
Kopi robusta Lahat memiliki karakteristik khas, dengan perisa kompleks, kekentalan yang kuat, dan rasa manis yang tinggi, serta cita rasa khas karamel, coklat, dan gula aren yang menonjol. Kopi ini telah resmi diakui sebagai produk indikasi geografis, yang memberikan perlindungan hukum dan pengakuan atas mutu serta kekhasan produk, serta melestarikan tradisi tata cara produksi kopi yang telah ada di Kabupaten Lahat
Sinergi Budaya dan Ekonomi untuk Pengembangan Desa
Desa Pulau Panggung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya dan agrowisata. Keberadaan situs megalitik yang unik dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan budaya, sementara perkebunan kopi robusta yang berkualitas tinggi dapat menarik minat wisatawan yang ingin merasakan pengalaman agrowisata.
Pengembangan desa ini memerlukan sinergi antara pelestarian warisan budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pelatihan pengelolaan pascapanen kopi dan peningkatan mutu biji kopi, seperti yang dilakukan oleh SCOPI bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat dan Tokopedia, dapat meningkatkan keterampilan petani dan kesejahteraan masyarakat
Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, Desa Pulau Panggung dapat menjadi contoh sukses dalam mengintegrasikan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.